Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Microsoft Ingin Jadi Mesin Pencari Utama di Apple, Tapi Terkendala Banyak Hal

Dokumen pengadilan terbaru memperlihatkan upaya Microsoft yang tiada henti untuk menggantikan Google sebagai mesin pencari default di perangkat Apple. Eddy Cue, Wakil Presiden Senior Apple, mengungkapkan bahwa tidak ada harga yang bisa ditawarkan Microsoft untuk membuat perubahan ini terjadi. Bahkan jika Microsoft menawarkan Bing secara gratis atau "memberikan seluruh perusahaan mereka," Apple tetap tidak tertarik.

Dokumen tersebut juga memperlihatkan bahwa Google membayar sekitar $20 miliar per tahun untuk mempertahankan posisinya sebagai mesin pencari default di perangkat Apple. Pembayaran ini dianggap oleh Departemen Kehakiman AS sebagai praktik monopoli yang ilegal. Monopoli adalah situasi di mana satu perusahaan menguasai pasar sehingga dapat mengendalikan harga dan menghilangkan persaingan.

Sejak 2009, Microsoft telah berusaha menarik perhatian Apple, termasuk menawarkan kerjasama pada tahun 2018. Namun, Apple selalu menolak tawaran tersebut karena mereka memandang Bing sebagai layanan yang kurang baik di perangkat mobile.

Saat kasus antitrust ini mengancam pendapatan besar Apple yang dikenal sebagai "Google Tax," perusahaan teknologi ini mulai berinvestasi dalam teknologi AI dan pencarian untuk mengurangi ketergantungan pada Google. Di sisi lain, Microsoft menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan pangsa pasar Bing, meskipun mereka memiliki sumber daya yang melimpah.

Pertanyaannya, bagaimana pandangan kamu tentang mesin pencari Bing? Apakah kamu pernah mencobanya?