Berkshire Hathaway, perusahaan yang dipimpin oleh investor legendaris Warren Buffett, telah membuat langkah mengejutkan dengan mengumpulkan dana sebesar $234,6 miliar dalam bentuk obligasi pemerintah AS, atau yang disebut Treasury bills, pada akhir kuartal kedua tahun ini. Angka yang sangat besar ini bahkan melebihi jumlah yang dimiliki oleh Federal Reserve, yang tercatat sebesar $195,3 miliar dalam T-bills per 31 Juli.
Warren Buffett dikenal di seluruh dunia sebagai sosok yang pintar dalam berinvestasi. Dia telah lama menjadi penggemar T-bills, yang merupakan surat utang jangka pendek yang diterbitkan oleh pemerintah AS. Pada konferensi tahunan Berkshire di bulan Mei, Buffett menyatakan bahwa T-bills adalah "investasi paling aman yang ada." Peringatan dari pihak Federal Reserve tentang suku bunga yang masih berada di antara 5,25% dan 5,5% membuat T-bills menjadi semakin menarik bagi investor.
Laporan pendapatan Berkshire juga menunjukkan penurunan yang signifikan dalam kepemilikan sahamnya, khususnya di perusahaan teknologi Apple. Nilai investasi Berkshire di Apple kini tercatat sebesar $84,2 miliar, turun dari $174,3 miliar di awal tahun. Ini merupakan penurunan untuk kuartal ketiga berturut-turut dalam investasi di gawai ikonik tersebut.
Perubahan strategis Buffett menuju T-bills dan cadangan kas, yang kini total mencapai $276,9 miliar, membuat banyak orang penasaran. Para analis memperkirakan bahwa strategi ini menunjukkan sikap hati-hati dari Buffett, yang mungkin bersiap menghadapi ketidakpastian di pasar keuangan di masa mendatang.
