Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pemkab Ponorogo Lakukan Gerakan Penghijauan "Nandur Panguripan"

Pemerintah Kabupaten Ponorogo telah meluncurkan gerakan penghijauan yang bertajuk "Nandur Panguripan" untuk mengatasi lahan kritis seluas 11 hektare di Desa Ngindeng, Kecamatan Sawoo. Kegiatan ini diadakan pada Rabu, 12 Maret 2025.

Gerakan ini dipimpin langsung oleh Bupati Sugiri Sancoko dan dihadiri oleh banyak peserta, termasuk Wakil Bupati Lisdyarita, Forkopimda, aparatur sipil negara (ASN), aktivis lingkungan, pelajar, dan masyarakat setempat. Dalam kegiatan ini, sebanyak 1.483 pohon ditanam di lahan yang telah ditentukan.

Jenis pohon yang dipilih dalam program ini adalah tanaman buah dengan akar yang dalam, seperti mangga, jambu air, alpukat, nangka, sawo, dan jambu biji. Penggunaan tanaman buah diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi dan ekologis bagi masyarakat di sekitar.

Selain itu, pohon-pohon yang ditanam tidak akan dibiarkan begitu saja. Setiap pohon akan memiliki "orang tua asuh" yang berasal dari perangkat daerah dan penggarap lahan. Mereka bertanggung jawab untuk merawat pohon-pohon tersebut hingga tumbuh dengan baik dan optimal.

Bupati Sugiri menyatakan, "Menanam pohon adalah langkah penting dalam menyelamatkan kehidupan. Dari pohonlah keseimbangan ekosistem akan terjaga dan mampu mencegah terjadinya berbagai bencana." Ia juga mengatakan bahwa belum ada program lain yang dapat menggantikan manfaat dari menanam pohon, termasuk produksi oksigen dan penangkap air.

Dalam ajakannya, Kang Bupati Sugiri mengundang seluruh masyarakat untuk terlibat aktif dalam menanam dan merawat pohon demi keberlangsungan hidup yang lebih baik. "Jika semua turun gunung menanam, berapa ribu hektare lahan kritis dapat dirawat pada tahun 2027. Kami memulai dari Ngindeng untuk memastikan Ponorogo memiliki kualitas oksigen yang baik dan tanaman hijau kembali," ujar Bupati Sugiri.

Pada kesempatan yang sama, Bupati juga mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Penghijauan Ponorogo yang diketuai oleh Bambang Suhendro. Satgas ini akan berperan aktif dalam memantau dan memastikan keberlangsungan program penghijauan di berbagai wilayah Ponorogo sehingga tujuan untuk menjadikan daerah ini lebih hijau dan sehat dapat tercapai.