Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Strategi TPID Ponorogo Jelang Lebaran untuk Kontrol Harga

Jelang perayaan Idulfitri 1446 H, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Ponorogo telah menyusun beberapa strategi untuk mencegah lonjakan harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok di daerah tersebut. Hal ini penting agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan nyaman dan tanpa beban harga yang tinggi.

Dalam high level meeting yang dipimpin oleh Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, pada tanggal 11 Maret 2025, tim membahas situasi terkini terkait harga dan pasokan bahan pokok. Kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah pengamanan stok sekaligus pengendalian inflasi di daerah.

Bupati Sugiri mengungkapkan bahwa kenaikan harga menjelang Lebaran adalah fenomena umum yang sering terjadi. "Ketika permintaan tinggi tetapi pasokan belum tentu mencukupi, harga bisa naik. Ini adalah pola yang kita hadapi setiap tahun saat Lebaran," ujar Kang Bupati.

Ketua TPID Ponorogo, Agus Pramono, menjelaskan bahwa pemantauan harga dan ketersediaan pasokan menjadi langkah utama dalam menjaga stabilitas harga. Tim akan melakukan inspeksi langsung ke pasar, gudang, dan distributor. Selain itu, mereka juga menggunakan sistem informasi daring seperti Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) dan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) untuk memastikan data tetap akurat.

Lebih lanjut, TPID Ponorogo merencanakan operasi pasar murah di enam lokasi strategis. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. "Kami bekerja sama dengan Bulog, Dinas Pertanian, dan Dinas Perdagangan dan Koperasi dalam melaksanakan operasi pasar ini," tambah Agus Pramono.

TPID Ponorogo juga berupaya menjalin kerja sama dengan daerah lain yang menghasilkan komoditas tertentu agar pasokan tetap terjaga. Agus menekankan, "Beberapa bahan pokok memang harus dipasok dari daerah lain. Jadi, kita akan lakukan kerja sama dengan daerah-daerah yang menghasilkan komoditas tersebut."

Langkah-langkah ini diharapkan bisa membawa manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi kebutuhan bahan pokok menjelang Lebaran nanti. Dengan upaya yang komprehensif, Ponorogo bertekad untuk memastikan ketersediaan dan kestabilan harga agar tidak mengganggu perayaan Idulfitri.