Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Forum Lintas Perangkat Daerah Kabupaten Pasuruan Digelar dengan Pendekatan Baru

Pemerintah Kabupaten Pasuruan baru saja menggelar Forum Lintas Perangkat Daerah pada hari Selasa, 11 Maret 2025. Acara ini berlangsung di Auditorium Mpu Sindok, yang terletak di Komplek Kantor Bupati Pasuruan.

Forum ini dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko. Dalam acara ini, hadir pula salah satu anggota Tim Pengarah Percepatan Pembangunan Daerah (TPPPD), KH Saifullah Damanhuri, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sekretaris, dan camat dari beberapa wilayah di Kabupaten Pasuruan.

Tahun ini, pelaksanaan forum ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Mereka menerapkan sistem cluster atau pembidangan. Pembidangan ini mencakup beberapa sektor, yaitu pertanian, usaha mikro, kecil dan menengah, ekonomi kreatif, kesehatan, perlindungan sosial dan ketenagakerjaan, pendidikan, hukum dan pemerintahan, infrastruktur, bendana dan lingkungan hidup, serta tata kelola dan pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Yudha menyatakan bahwa dengan pembidangan ini, diharapkan dapat tercipta sinergitas dan kolaborasi antar perangkat daerah. Sinergitas adalah kerjasama yang baik antar berbagai pihak untuk mencapai tujuan bersama. Yudha juga mengungkapkan pentingnya forum ini untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di Kabupaten Pasuruan dengan lebih konkret dan cepat.

Lebih lanjut, Yudha menyatakan, "Forum ini juga bertujuan untuk mempercepat implementasi 33 program Prioritas yang telah ditetapkan oleh Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo, dan Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori." Salah satu program penting yang dibahas adalah digitalisasi layanan publik, serta pengembangan satu data Pasuruan dan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).

Yudha juga menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Aparatur Pemerintah Desa, termasuk perangkat desa, RT/RW, kader desa, Linmas, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) menjadi fokus utama dalam forum ini. Perangkat daerah yang terlibat dalam cluster tata kelola dan layanan publik diharapkan dapat mendukung 33 program prioritas sesuai dengan tugas dan fungsinya.