Indonesia semakin maju dan berkembang dengan pesat. Salah satu kota yang ikut bertransformasi adalah Mojokerto, yang kini mulai menjelma menjadi kota megapolitan. Dalam menghadapi tantangan zaman, bangunan bertingkat atau skyscraper mulai bermunculan, memberikan wajah baru pada perkembangan kota ini. Namun, ada beberapa pertanyaan penting yang perlu dijawab terkait kehadiran skyscraper ini. Bagaimana cara skyscraper tersebut mencerminkan identitas, simbol budaya, dan tradisi yang ada di Mojokerto? Dan bagaimana aspek keberlanjutan serta teknologi dapat terintegrasi dalam desain bangunan ini?
Untuk menjawab pertanyaan ini, sebuah sayembara gagasan bernama Nusantara Skyscraper diadakan. Sayembara ini dibuka khusus bagi Mahasiswa Tahun Akhir S1 Program Studi Arsitektur, lulusan S1 Program Studi Arsitektur yang baru lulus maksimal tiga tahun hingga 2024, serta Mahasiswa Program Pascasarjana Arsitektur (PPAr). Para peserta diharapkan dapat memberikan ide-ide kreatif yang relevan dalam menjawab tantangan pembangunan di kota Mojokerto.
Sayembara ini tidak hanya memberi kesempatan untuk berkompetisi dalam desain, tetapi juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menciptakan karya yang mencerminkan nilai-nilai budaya setempat. Selain itu, keberlanjutan lingkungan menjadi salah satu poin penting yang harus dipikirkan. Hal ini relevan dengan isu global saat ini yang menuntut bangunan tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga ramah lingkungan.
Untuk mengikuti sayembara ini, calon peserta dapat melakukan pendaftaran dengan mengakses tautan yang telah disediakan. Melalui sayembara ini, diharapkan muncul gagasan-gagasan inovatif yang dapat membawa Mojokerto ke arah yang lebih baik di masa depan.
Sayembara ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam menciptakan bangunan yang tidak hanya modern tetapi juga menjunjung tinggi budaya dan sejarah lokal.
