Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menyatakan preferensinya untuk menemani istrinya melanjutkan studi S2. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal DPP PSI, Raja Juli Antoni, yang menegaskan bahwa keputusan ini diambil secara pribadi oleh Kaesang.
Meskipun begitu, Kaesang akan mempertimbangkan untuk berkompetisi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 jika mendapatkan rekomendasi dari partai Koalisi Indonesia Maju (KIM). Pilkada adalah proses pemilihan pemimpin daerah, termasuk Gubernur, Bupati, dan Walikota, yang sangat penting dalam sistem demokrasi di Indonesia.
Kaesang memiliki keberanian untuk berkompetisi melawan calon-calon kuat seperti Ridwan Kamil dan Anies Baswedan. Namun, ia menegaskan bahwa PSI sebagai partai akan mengikuti keputusan KIM mengenai pencalonannya. "Sikap PSI adalah mengikuti garis keputusan KIM terkait keputusan untuk mengusung Kaesang pada Pilkada 2024 atau tidak," ujar Raja Juli Antoni.
Keputusan Kaesang ini menjadi perhatian banyak pihak, mengingat beliau adalah putra bungsu Presiden Joko Widodo. Selanjutnya, langkah yang akan diambil oleh Kaesang dan PSI dalam bidang politik akan terus dinantikan oleh masyarakat.
