Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Ribuan Pelayat Antarkan Jenazah Nyai Hj Siti Ahla ke Peristirahatan Terakhir

Jumat, 7 Maret 2025, ribuan pelayat dari berbagai lapisan masyarakat berkumpul untuk mengantarkan jenazah almarhumah Nyai Hj Siti Ahla, yang merupakan istri Wakil Bupati Pasuruan, HM.Shobih Asrori. Mereka semua berduka dan menunjukkan penghormatan terakhir kepada almarhumah.

Prosesi pemakaman berlangsung di kompleks Pondok Pesantren (PP) Al Ishlah Wonorejo. Jenazah almarhumah dimakamkan tepat pada pukul 13.00 WIB, setelah dilaksanakan sholat Jum'at. Sebelumnya, jenazah disholatkan di Masjid Al Ishlah di hadapan para pelayat.

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo, beserta Sekretaris Daerah, Yudha Triwidya Sasongko, dan sejumlah Kepala Perangkat Daerah turut hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Rusdi mewakili keluarga dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan menyampaikan rasa duka cita mendalam. "Saya bersaksi, beliau almarhumah ibu Nyai Hj Siti Ahla adalah orang yang sangat sabar, tekun, santun, dan setia mendampingi Gus Shobih," ungkapnya.

Selanjutnya, adik kandung Gus Shobih, KH Ahmad Faishol Amrullah Munir, atau Gus Econg, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada ribuan warga yang hadir. Ia berharap agar masyarakat dapat memaafkan almarhumah jika ada kesalahan selama hidupnya. "Mewakili cacak kulo, hanya ucapan terima kasih yang bisa kami sampaikan kepada Pak Bupati dan semua lapisan masyarakat yang sudi mengantarkan jenazah almarhumah," lanjutnya.

Karangan bunga dengan ucapan bela sungkawa juga menghiasi area kompleks Pondok Pesantren hingga kediaman Gus Shobih, sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada Nyai Hj Siti Ahla.

Almarhumah Nyai Hj Siti Ahla diketahui wafat pada Kamis, 6 Maret 2025 malam. Kehilangan ini menjadi duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat Kabupaten Pasuruan.