Dalam rangka meningkatkan perencanaan pembangunan yang lebih akurat, Pemerintah Kota Probolinggo memanfaatkan data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek). Pada hari Senin, 5 Agustus, Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar pelatihan yang bertujuan untuk mendukung inisiatif Satu Data Kemiskinan di kota tersebut. Acara ini dilaksanakan di Puri Manggala Bhakti dan dibuka oleh Penjabat Wali Kota Probolinggo, Nurkholis.
Pelatihan ini merupakan hasil kerja sama antara Bappeda Litbang sebagai Koordinator Satu Data Kota Probolinggo dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), yang bertugas mengelola aplikasi Sepakat. Aplikasi ini membantu dalam perencanaan dan penganggaran yang berbasis pada data yang konkret dan dapat dipercaya.
Aplikasi Sepakat adalah platform berbasis website yang memiliki lima modul, yaitu modul analisis, perencanaan, penganggaran, monitoring, dan evaluasi. Dengan menggunakan data makro dan mikro, aplikasi ini memberikan analisis yang bermanfaat bagi pemerintah dalam mengambil keputusan terkait pembangunan. Dengan memiliki data yang akurat, diharapkan pemerintah dapat lebih efektif dalam menangani masalah kemiskinan di kota Probolinggo.
Pemerintah berharap pelatihan ini akan meningkatkan kemampuan dalam mengelola data demi pembangunan yang lebih baik dan lebih terarah. Dengan pemanfaatan data Regsosek yang maksimal, Probolinggo berkomitmen untuk menciptakan strategi yang lebih efisien dalam pengentasan kemiskinan.
