Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Operasi Pasar Pangan Murah di Pasuruan Menjelang Idul Fitri

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, melakukan pemantauan terhadap operasi pasar pangan murah yang diadakan di Gerai Kantor Pos Bangil pada Selasa, 4 Maret 2025. Keberadaan pasar ini bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Rusdi Sutejo, yang lebih akrab disapa Mas Rusdi, ingin memastikan bahwa harga bahan pokok tetap stabil. "Saya ingin tahu perkembangan harga sejumlah bahan pokok yang sering naik saat mendekati hari besar, terutama Idul Fitri," ujarnya. Begitu tiba di lokasi, Mas Rusdi langsung memeriksa ketersediaan barang-barang seperti beras, gula, minyak goreng, dan daging ayam.

Menurutnya, komoditas tersebut selalu laris dibeli masyarakat. Pembelian setiap komoditas pun dibatasi. Contohnya, setiap konsumen hanya diperbolehkan membeli minyak goreng maksimal 2 liter. "Saya lihat tadi sudah hampir habis. Setiap hari hampir selalu habis hanya dalam waktu 1-2 jam," tutur Mas Rusdi.

Harga komoditas dalam operasi pasar ini sangat terjangkau dan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Misalnya, minyakita dijual seharga Rp 14.700 per liter, gula konsumi Rp 15.000 per kilogram, beras premium 5 kilogram hanya Rp 72 ribu, dan daging ayam dijual seharga Rp 34 ribu per kilogram. "Operasi pasar ini untuk masyarakat umum, bukan untuk trader. Ketersediaan pangan kita cukup," jelasnya.

Kepala PT POS Indonesia Pasuruan, Mahyuda Fatkhul Yaqin, juga menambahkan bahwa operasi pasar pangan murah ini akan berlangsung setiap hari mulai pukul 08.00 sampai 11.00 WIB hingga 29 Maret 2025, yang bertepatan dengan H-3 Idulfitri 1446 Hijriah. Pangan pokok strategis yang dijual dengan harga khusus meliputi minyakita, bawang putih, gula konsumsi, daging ayam beku, dan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan).

Jika operasi pasar ini sukses, diharapkan akan menjadi program rutin pemerintah untuk menjaga stabilitas harga pangan demi kesejahteraan masyarakat.