Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pemerintah Kabupaten Pasuruan Pantau Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadhan

Menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan monitoring harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) di pasar-pasar tradisional. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau oleh masyarakat.

Pada hari Rabu, 26 Februari 2025, monitoring harga dilaksanakan di dua lokasi pasar yang berbeda, yaitu pasar Ngempit dan pasar Warungdowo, yang keduanya terletak di Kecamatan Kraton. Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, bersama Sekretaris Daerah, Yudha Triwidya Sasongko, memulai pantauan harga di pasar Ngempit. Mereka melakukan sidak di beberapa lapak pedagang sembako yang menjual beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan juga daging sapi dan ayam.

Gus Shobih, sapaan akrab Wakil Bupati, berinteraksi dengan para penjual saat sidak berlangsung. Dialog ini dilakukan untuk memastikan bahwa pasokan Bapokting aman dan tidak ada kenaikan harga yang berarti. "Kami harap masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang wajar," ujarnya.

Pantauan dilanjutkan ke pasar Warungdowo. Dari hasil pengamatan, terungkap bahwa ada beberapa komoditas Bapokting yang mengalami kenaikan harga. Komoditas tersebut meliputi daging ayam, cabai, telur, dan bawang putih, dengan rata-rata kenaikan harga antara Rp 1.000 hingga Rp 2.000 per item dari harga sebelumnya.

Shobih Asrori menyatakan, "Pemerintah Daerah hadir untuk memastikan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadhan tidak naik. Kami akan terus memantaunya. Nanti akan dilakukan operasi pasar di beberapa lokasi, terutama jelang Lebaran." Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kestabilan harga untuk kesejahteraan masyarakat.

Selanjutnya, Disperindag Kabupaten Pasuruan akan terus memantau secara intensif harga Bapokting setiap harinya dan memberikan pemahaman kepada para pedagang. Mereka dihimbau untuk tidak menjual barang di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka dengan harga yang terjangkau selama bulan Ramadhan.