Pemerintah Kabupaten Pasuruan mengadakan kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis untuk warga Dusun Jati, Desa Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional 2025. Acara ini berlangsung pada Rabu, 26 Februari 2025, dan diikuti oleh 30 Kepala Keluarga (KK) yang melibatkan sekitar 55 orang yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Wonokerto.
Pemeriksaan kesehatan yang disediakan mencakup berbagai layanan, seperti pemeriksaan gula darah, tekanan darah, serta pengukuran tinggi dan berat badan. Kehadiran Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, menambah semarak acara ini. Ia tidak hanya berpartisipasi dalam pemeriksaan kesehatan, tetapi juga memberikan bantuan sembako yang bekerja sama dengan PT. Guntner Indonesia.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Shobih menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Daerah kepada masyarakat sekitar TPA Wonokerto. Ia juga memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah dan kesehatan, yang relevan dengan kondisi mereka yang tinggal dekat lokasi pembuangan sampah.
"Tentunya karena disini adalah TPA dan di sekitar sini ada warganya. Maka Bapak Ibu semuanya dikumpulkan untuk diberikan sosialisasi terkait sampah sekaligus kesehatan masyarakat," terang Shobih.
Sampah adalah masalah yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, sehingga pengelolaan sampah menjadi salah satu program penting Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Program ini bertujuan untuk memanfaatkan sampah secara efektif tanpa membahayakan lingkungan. Pemerintah Daerah berkomitmen untuk mendorong dinas terkait agar melakukan inovasi dan terobosan dalam pengelolaan limbah di TPA Wonokerto.
"Ini juga menjadi program prioritas Pemerintah Kabupaten Pasuruan terkait pengelolaan sampah. Dinas terkait akan melakukan upaya-upaya bagaimana sampah bisa dikelola," tambahnya.
Di akhir acara, Gus Shobih—nama sapaan akrab Wakil Bupati—berkesempatan mencoba menggunakan gas metana dari limbah sampah untuk merebus telur. Program ini merupakan langkah awal dalam memanfaatkan limbah yang saat ini dikembangkan oleh TPA Wonokerto, yang diharapkan dapat disempurnakan sebelum disalurkan kepada masyarakat.
