Pasuruan, Kota Madinah - Wakil Walikota Pasuruan, Adi Wibowo (sering dipanggil Mas Adi), bersama dengan perangkat daerah lainnya, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2024. Kegiatan ini dilakukan secara virtual dari Media Command Center (MCC) pada Senin, 5 Agustus 2024.
Rakor ini dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian. Dalam penyampaianya, Tito menyampaikan bahwa perkembangan inflasi nasional per Juni 2024 menunjukkan angka 2,13 persen. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya, yaitu 3,08 persen. Ini artinya, inflasi di Indonesia mulai terkendali.
“Sejauh ini angka inflasi di tingkat nasional dan beberapa daerah di Indonesia sudah relatif terkendali. Namun, ada beberapa hal yang harus kita waspadai, terutama bagi daerah-daerah yang inflasinya masih tinggi untuk menjadi perhatian,” ujar Tito.
Meski banyak daerah mulai mengalami stabilitas, pada periode Juli 2024, tercatat sebanyak 31 kota/kabupaten mengalami inflasi. Di sisi lain, 119 kota/kabupaten lainnya mengalami deflasi, yaitu penurunan harga secara umum. Komoditas yang berkontribusi besar terhadap inflasi adalah cabe rawit yang mencapai inflasi sebesar 14,28% dan emas perhiasan yang sebesar 1,21%.
Sementara itu, menjelang Tahun Ajaran Baru, sektor pendidikan juga berperan sebagai penyumbang utama inflasi dengan angka inflasi sebesar 0,69%. Hal ini diperkirakan dapat berpengaruh pada inflasi di dua bulan ke depan.
Di akhir arahannya, Tito Karnavian menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam upaya mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Kerjasama ini diharapkan dapat membantu menstabilkan ekonomi dan menjaga ketersediaan kebutuhan masyarakat.
