Ali adalah seorang pengungsi yang tinggal di sebuah negara transit. Meski menghadapi berbagai keterbatasan, terutama dalam akses dan fasilitas, ia tetap mampu mengekspresikan imajinasinya dengan cara yang unik. Dalam karya tulisnya yang ditampilkan di festival #patjarmerahkecil2024, Ali menggambarkan keinginan yang lucu dan penuh warna: sarapan awan dan minum air hujan.
Ia membayangkan sebuah dunia di atas awan, tempat di mana makanan tidak lagi dibatasi oleh keadaan fisik. "Sarapan awan dan minum air hujan memberi saya kebebasan untuk bermimpi," ujarnya dalam tulisan tersebut. Imajinasinya memberikan gambaran tentang bagaimana hidup seharusnya penuh dengan harapan dan keindahan, meskipun situasi saat ini terasa menantang.
Melalui tulisannya, Ali menunjukkan bahwa meskipun hidup sebagai seorang pengungsi dan mengalami keterbatasan, imajinasi dan kreativitas selalu bisa memberikan pelarian. Dunia yang ia lukiskan adalah sebuah harapan, yang mengingatkan kita semua untuk tidak menyerah pada mimpi, apapun keadaan kita.
Dengan kata-kata yang sederhana namun kuat, Ali telah menginspirasi banyak orang untuk melihat keindahan dalam imajinasi kita sendiri.
