Pada hari Minggu, sekelompok orang yang tergolong dalam kelompok kanan jauh menyerbu sebuah hotel yang diduga digunakan untuk menampung migran di Rotherham, Inggris. Insiden ini terjadi di tengah kerusuhan yang telah berlangsung selama lima hari setelah terjadi penusukan mematikan di Southport, yang salah disangkakan kepada orang-orang Muslim dan migran.
Rekaman yang ditayangkan oleh BBC menunjukkan sekelompok perusuh memaksa masuk ke dalam hotel Holiday Inn Express di Rotherham. Mereka mendobrak jendela dan bahkan membakar sebuah tempat sampah di luar bangunan. Ada beberapa orang yang terlihat membawa bendera Inggris saat mereka melempar batu, botol bir, dan benda-benda lain ke arah polisi.
Akibat serangan tersebut, setidaknya satu petugas polisi mengalami luka. Ketegangan pun semakin meningkat di berbagai lokasi. Tak lama setelah kejadian di Rotherham, polisi anti huru-hara dikerahkan ke Middlesbrough ketika sekelompok pria marah turun ke jalan. Di Bolton, pihak berwenang mengeluarkan pemberitahuan pembubaran yang memberikan kekuatan lebih kepada petugas untuk menangani perilaku anti-sosial yang terjadi.
Situasi di seluruh Inggris terus memanas dengan meningkatnya ketegangan antara kelompok-kelompok tertentu dan masyarakat, memunculkan kebutuhan akan dialog dan solusi yang damai untuk masalah yang ada.
