Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil selalu berupaya meningkatkan layanan kesehatan untuk para pasiennya. Kini, mereka memperkenalkan layanan spesial bernama Ortopaedi SPINE. Layanan ini ditujukan bagi pasien yang mengalami gangguan pada tulang belakang.
Dr. Hamzah, Sp.OT, seorang Dokter Spesialis Ortopedi di RSUD Bangil, menjelaskan bahwa Ortopaedi SPINE melayani pasien yang mengalami berbagai keluhan, seperti nyeri punggung bawah (low back pain), sakit leher (neck pain), dan gangguan lain yang berkaitan dengan tulang belakang. Beberapa gangguan tersebut antara lain cervical radiculopathy, scoliosis, dan patah tulang belakang (fracture vertebrae). Kasus-kasus kelemahan gerak pada tangan dan kaki juga sering dijumpai akibat masalah tulang belakang.
Sayangnya, banyak pasien yang datang ke rumah sakit dalam kondisi yang sudah terlambat. "Banyak yang datang dalam kondisi terlambat karena nyeri punggung dibiarkan lama, berobat dengan metode yang tidak tepat," terang Hamzah. Gejala ini dapat berkembang menjadi masalah yang lebih serius seperti ketidakmampuan untuk bergerak atau buang air kecil.
Tulang belakang adalah bagian penting dari tubuh yang berperan dalam berbagai aktivitas. Ketika ada gangguan, sangat penting untuk segera memeriksakan diri agar tidak memperparah kondisi. Penanganan awal biasanya dimulai dengan metode konservatif tanpa operasi. Dalam metode ini, pasien akan diberikan obat dan dianjurkan untuk melakukan fisioterapi, berbaring dengan posisi yang benar, serta mempertahankan pola makan yang sehat.
Jika kondisi pasien belum membaik setelah melakukan langkah-langkah tersebut, langkah selanjutnya adalah intervensi tulang belakang (spinal intervention). Metode ini dapat meliputi penyuntikan obat pada lokasi nyeri, blok saraf, dan prosedur radiofrekuensi.
Namun, jika kedua cara tersebut masih belum memberikan hasil yang diharapkan, maka tindakan terakhir yang dapat diambil adalah spinal surgery atau operasi. RSUD Bangil berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik agar setiap pasien dapat kembali beraktivitas secara normal.
