Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Dukungan untuk Penyandang Disabilitas di Kabupaten Pasuruan

Pjj Bupati Pasuruan, Nurkholis, memberikan apresiasi kepada organisasi Dewan Pengurus Cabang (DPC) Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) Kabupaten Pasuruan. Apresiasi ini disampaikan saat acara pembukaan pelatihan kemandirian kesehatan reproduksi yang berlangsung di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti. Kegiatan ini berlangsung pada hari Minggu, 16 Februari 2025.

Pelatihan ini memiliki tema "Mandiri, Sehat dan Berdaya: Wujudkan Masa Depan Tanpa Batas Bagi Disabilitas". Dalam acara ini, dijelaskan mengenai pentingnya keberadaan organisasi masyarakat yang inklusif. Organisasi ini bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama bagi penyandang disabilitas agar dapat berperan aktif dalam kehidupan sehari-hari.

Nurkholis menyatakan, "Saya sangat mengapresiasi teman-teman PERTUNI yang intens memfasilitasi dan meningkatkan pengetahuan bagi anggotanya. Seperti kegiatan edukasi yang digelar hari ini." Dia menekankan pentingnya dukungan semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Selain itu, Nurkholis menegaskan bahwa tanggung jawab menciptakan lingkungan inklusif tidak hanya berada di tangan pemerintah. "Kerjasama kolektif dari dunia usaha, para pemangku kepentingan, dan masyarakat sangat penting," tambah Nurkholis.

Pada acara itu, Nurkholis juga mengungkapkan pentingnya pelayanan kesehatan yang inklusif. Dia mengajak lembaga pelayanan kesehatan untuk menyediakan akses yang baik bagi semua penyandang disabilitas. "Ramah terhadap penyandang disabilitas harus dilakukan oleh semua rumah sakit," ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan, Suwito Adi, juga hadir dalam kesempatan tersebut. Melalui kerjasama antara pemerintah daerah dan organisasi seperti PERTUNI, diharapkan akan semakin banyak kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah.