Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Lomba Menghias Tumpeng Meriahkan HUT Kota Pasuruan ke-399

Pasuruan, 14 Februari 2025 - Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pasuruan yang ke-399, Pemerintah Kota Pasuruan menggelar acara Lomba Menghias Tumpeng. Acara tersebut berlangsung di Lapangan BKD dan dihadiri oleh perwakilan dari 34 kelurahan yang ada di kota ini.

Lomba ini memiliki tujuan utama untuk menunjukkan kreativitas setiap kelurahan dalam menghias tumpeng. Tumpeng adalah makanan khas Indonesia yang terbuat dari nasi yang dibentuk kerucut. Makanan ini sering dipakai dalam acara perayaan dan melambangkan kesuburan serta keberkahan. Setiap kelurahan berusaha menampilkan tumpeng dengan berbagai lauk pauk yang menggugah selera dan dihias dengan dekorasi yang menarik, termasuk ikon-ikon khas Kota Pasuruan.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pasuruan, Suryani Firdaus, menyampaikan bahwa lomba ini bukan hanya sebagai ajang unjuk kreativitas. Namun, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar kelurahan. “Kita bersyukur pagi ini dapat berkumpul bersilaturahim dengan keadaan sehat dan bahagia mengikuti kegiatan lomba tumpeng yang menjadi rangkaian Hari Jadi Kota Pasuruan ke-339,” ujar Suryani.

Suryani juga menegaskan pentingnya melestarikan budaya bangsa melalui tumpeng. “Walaupun dari berbagai etnis, tumpeng ini lah yang menyatukan kita, yang diharapkan dapat menjaga keanekaragaman budaya yang ada,” jelasnya. Tumpeng, yang secara simbolik berbentuk kerucut, melambangkan gunung suci, kesuburan, keberkahan, dan keharmonisan dalam budaya Jawa.

Lebih lanjut, Suryani berharap agar setiap peserta dapat menampilkan kreasi yang tidak hanya indah, tetapi juga mempromosikan ikon-ikon khas Kota Pasuruan. “Saya mengharapkan dalam penyajian tumpeng ini, ada kreasi yang menampilkan ikon Kota Pasuruan, seperti Gedung Harmonie, Alun-alun, atau Payung Madinah,” tambahnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua II TP PKK Kota Pasuruan, Tim Inti TP PKK, Ketua TP PKK Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Pasuruan, serta Dewan Juri dan Ahli Gizi. Lomba ini diharapkan dapat menjadi momen untuk meningkatkan kreativitas dan kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal.