Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Kang Bupati Sugiri Sancoko Dukung Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Ponorogo

Ponorogo - Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, menegaskan pentingnya ketahanan pangan berkelanjutan saat memimpin apel pagi di kantor Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Peternakan (Dispertahankan) pada Kamis (13/2/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meminta semua pihak terkait berinovasi dalam menyediakan sumber pangan berkualitas bagi masyarakat.

Kang Bupati mengatakan, "Ketahanan pangan menjadi idola betul di pemerintahan kali ini, maka saya mengingatkan dan mengajak teman-teman untuk terus menemani petani, berpikir inovasi, dan bagaimana ketahanan pangan bisa menjadi andalan di Ponorogo." Pernyataan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki keadaan pertanian lokal.

Salah satu langkah penting yang diusulkan adalah pengurangan ketergantungan pada pupuk kimia dan beralih ke pupuk organik, yang terbuat dari bahan alami. Pupuk organik ini dipercaya memiliki manfaat lebih besar untuk kesuburan tanah dan menghasilkan pangan yang lebih sehat. "Saya mimpi besar bagaimana memperluas sawah-sawah organik. Para penyuluh dan kelompok tani sudah mengajarkan cara membuat pupuk organik. Saya ingin dari 34.000 hektare sawah baku kita, di tahun 2029 setidaknya 25.000 hektare harus sudah organik," ungkapnya dengan optimisme.

Kang Bupati juga mengajak Penyuluh Pertanian, Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), dan seluruh pemangku kepentingan untuk berperan aktif mendorong petani dalam meningkatkan produksi dan memperluas penggunaan pupuk organik. "Meningkatkan derajat ketahanan pangan ini keren, nilai tambah dari gabah organik jauh lebih mahal dibandingkan dengan gabah biasa. Dari segi kesehatan, banyak anak yang sakit, maka sedari dini kita berpindah ke organik," tambahnya.

Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, diharapkan daerah Ponorogo dapat mencapai ketahanan pangan yang lebih baik, serta meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pola pertanian yang lebih ramah lingkungan.