Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Bakti Sosial Operasi Katarak dan Pemberian Kacamata Gratis di Ponorogo

Dalam rangka memperingati hari jadi yang ke-102, Nahdlatul Ulama (NU) menunjukkan komitmen yang kuat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat. Terbaru, NU Care-Lazisnu Ponorogo bekerja sama dengan Yayasan John Fawcett Foundation (JFF) mengadakan sebuah kegiatan bakti sosial di Graha PCNU Ponorogo pada Rabu, 12 Februari 2025.

Kegiatan ini meliputi operasi katarak, pemeriksaan mata, serta pemberian kacamata gratis. Sebelum kegiatan ini dilaksanakan, sekitar 3.226 orang telah menjalani skrining di puskesmas terdekat. Dari hasil skrining tersebut, sebanyak 294 orang dinyatakan memenuhi kriteria dan berhak untuk menjalani operasi katarak gratis, yang akan dilakukan secara bertahap di Rumah Sakit Muslimat Ponorogo antara tanggal 12 hingga 16 Februari 2025.

Selain operasi, NU Care-Lazisnu Ponorogo juga mendistribusikan sebanyak 930 kacamata gratis dan 8 bola mata palsu bagi mereka yang membutuhkan. Suparlin, Ketua Lazisnu Ponorogo, menjelaskan bahwa acara ini merupakan sinergi antara para ulama dan umarah, yang merupakan pemimpin masyarakat.

"Lazisnu hadir sebagai penyalur zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," kata Suparlin. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi ini dalam mendukung program Nawa Dharma Nyata Ponorogo, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko, yang hadir dalam acara tersebut, mengucapkan terima kasih kepada NU Care-Lazisnu dan JFF atas kepedulian mereka terhadap masyarakat. "Kegiatan ini sangat penting dalam memberikan harapan hidup yang lebih berkualitas bagi masyarakat. Operasi katarak ini sederhana tetapi sangat penting," tuturnya.

Ia menambahkan, "Sebelum dioperasi, mereka melihat kabur. Setelah operasi, semoga bisa melihat dunia dengan jelas. Seperti NU yang hadir untuk menerangi kehidupan masyarakat," kata Bupati menutup pernyataannya.