Pasuruan - Wali Kota Pasuruan, Mas Adi, menghadiri peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW yang diadakan di Gedung Gradhika Kota Pasuruan pada Rabu, 12 Februari 2020. Acara ini juga dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan berbagai elemen masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Mas Adi menekankan pentingnya mempertahankan identitas Kota Pasuruan sebagai kota santri. Dia berharap label "kota santri" tidak hanya menjadi slogan, tetapi tercermin dalam kehidupan sehari-hari masyarakat. Kota santri adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan sebuah kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman dan pendidikan agama.
“Sebagai kota santri, mari kita jaga nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Ini adalah tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa kehidupan sosial kita mencerminkan karakter seorang santri,” kata Mas Adi.
Wali Kota juga menggagas program salat subuh berjamaah yang bekerja sama dengan Polresta Pasuruan. Program ini ditujukan untuk memperkuat spiritualitas generasi muda. Ia berharap dengan kegiatan ini, para pemuda dapat menanamkan kebiasaan beribadah yang konsisten.
“Kita harus semangat untuk salat berjamaah. Kita punya ikon Payung Madinah di Masjid Jami'. Mari kita jadikan ini inspirasi untuk memperkuat ibadah kita,” lanjut Mas Adi.
Selain mengajak masyarakat untuk salat, Mas Adi juga mengingatkan pentingnya bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Salah satu cara mengungkapkan rasa syukur adalah dengan menjaga pelaksanaan salat sebagai kewajiban utama bagi setiap Muslim.
Acara tersebut berlangsung dengan khidmat dan menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi serta memperkokoh nilai-nilai keislaman di Kota Pasuruan. Peringatan ini diharapkan dapat memotivasi warga untuk lebih aktif dalam kegiatan keagamaan.
