Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Indonesia Jajaki Kerja Sama Budidaya Tuna dengan China

Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sedang menjajaki potensi kerja sama budidaya perikanan dengan Departemen Pertanian dan Pedesaan Provinsi Guangdong, China. Jenis ikan yang menjadi fokus dalam pembicaraan ini adalah tuna.

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan bahwa tuna menjadi salah satu komoditas yang sangat potensial untuk dibudidayakan di Indonesia. Menurutnya, perairan Indonesia, khususnya di wilayah Zona 3, kaya akan komoditas ikan tuna dan cakalang. Kawasan laut yang dimaksud mencakup Laut Aru, Laut Arafura, dan Laut Timor Bagian Timur.

“Potensi sangat besar di Zona 3. Jika memungkinkan, kita bisa membangun satu proyek terintegrasi di sana yang meliputi penangkapan, budidaya, dan pengelolaan, serta melibatkan pelaku usaha,” ujar Menteri Trenggono saat pertemuan dengan Direktur Jenderal Departemen Pertanian dan Pedesaan Provinsi Guangdong, Liu Yonghui.

Budidaya perikanan di Indonesia saat ini sebagian besar masih dilakukan dengan cara tradisional. Dengan menjajaki modernisasi dalam budidaya, sangat penting untuk menjalin sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dari negara lain. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produksi dan kualitas ikan tuna di Indonesia.