Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sedang menjajaki potensi kerja sama budidaya perikanan dengan Departemen Pertanian dan Pedesaan Provinsi Guangdong, China. Jenis ikan yang menjadi fokus dalam pembicaraan ini adalah tuna.
Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan bahwa tuna menjadi salah satu komoditas yang sangat potensial untuk dibudidayakan di Indonesia. Menurutnya, perairan Indonesia, khususnya di wilayah Zona 3, kaya akan komoditas ikan tuna dan cakalang. Kawasan laut yang dimaksud mencakup Laut Aru, Laut Arafura, dan Laut Timor Bagian Timur.
“Potensi sangat besar di Zona 3. Jika memungkinkan, kita bisa membangun satu proyek terintegrasi di sana yang meliputi penangkapan, budidaya, dan pengelolaan, serta melibatkan pelaku usaha,” ujar Menteri Trenggono saat pertemuan dengan Direktur Jenderal Departemen Pertanian dan Pedesaan Provinsi Guangdong, Liu Yonghui.
Budidaya perikanan di Indonesia saat ini sebagian besar masih dilakukan dengan cara tradisional. Dengan menjajaki modernisasi dalam budidaya, sangat penting untuk menjalin sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah dari negara lain. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produksi dan kualitas ikan tuna di Indonesia.
