Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Dukungan Pemerintah Kota Pasuruan untuk Operasi Keselamatan Semeru 2025

Pemerintah Kota Pasuruan menunjukkan dukungan penuh terhadap Operasi Keselamatan Semeru 2025. Operasi ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Pada Senin, 10 Februari 2025, Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, S.TP, M.Si, turut hadir dalam apel gelar pasukan yang dipimpin oleh Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom., di Lapangan Polres Pasuruan Kota.

Dalam acara tersebut, Kapolres menekankan bahwa disiplin dalam berlalu lintas sangat penting untuk mengurangi angka kecelakaan dan kemacetan di wilayah Jawa Timur, terutama di Kota Pasuruan. Menurut data dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jatim, jumlah kecelakaan lalu lintas pada tahun 2024 mulai menunjukkan penurunan yang signifikan, yaitu sebesar 12,37 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Selain itu, jumlah korban jiwa akibat kecelakaan juga mengalami penurunan sebesar 9,66 persen.

Kapolres menyatakan, "Penurunan ini menunjukkan tren positif, tetapi kita tidak boleh lengah. Kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas masih menjadi tantangan utama." Ia juga mengingatkan tentang faktor-faktor penyebab kecelakaan, seperti rendahnya disiplin berkendara, penggunaan ponsel saat mengemudi, serta perilaku ugal-ugalan di jalan.

Selain masalah kecelakaan, kemacetan juga menjadi sorotan utama dalam Operasi Keselamatan Semeru ini. Kapolres menambahakan, "Meningkatnya jumlah kendaraan tidak diimbangi dengan perluasan infrastruktur jalan yang memadai, sehingga menyebabkan kemacetan, terutama pada jam sibuk." Ia menjelaskan bahwa proyek pembangunan jalan, pertumbuhan perumahan dan pusat perbelanjaan, serta keterbatasan lahan parkir juga menjadi faktor utama penyebab kemacetan.

Diharapkan dengan adanya Operasi Keselamatan Semeru ini, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas akan meningkat, sehingga angka kecelakaan dan kemacetan di Kota Pasuruan dapat terus berkurang. Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama, dan setiap individu harus berperan aktif untuk mencapainya.