Ponorogo, 6 Februari 2025 - SMPN 4 Ponorogo merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-46 dengan tema “Bangkitkan Semangat, Wujudkan Pendidikan Inovatif, dan Inspiratif”. Acara tersebut berhasil dimeriahkan dengan beragam atraksi budaya dan karya kreatif siswa.
Pameran karya siswa diadakan pada hari Kamis, memperlihatkan keindahan budaya lokal. Beberapa atraksi yang dipresentasikan antara lain Reog Ponorogo, fashion show batik, serta tarian tradisional gobang bocah. Acara ini diharapkan dapat memacu kreatifitas dan semangat anak-anak dalam berkarya.
Salah satu sorotan menarik dari perayaan tersebut adalah "Pasar Bedjo Moeljo," sebuah pasar tradisional yang menjajakan berbagai karya siswa. Karya tersebut merupakan hasil dari Proyek Penguatan Profil Pancasila (P5), yang bertujuan untuk mendalami nilai-nilai kebangsaan dan kreativitas di kalangan siswa.
Wakil Bupati Ponorogo, Bunda Lisdyarita, menyampaikan kekagumannya terhadap kreatifitas siswa SMPN 4 Ponorogo. "Pentingnya mengembangkan kreativitas dan keterampilan pada pelajar tidak bisa dipandang sebelah mata. Kesiapan ini sangat diperlukan di tengah kerasnya tantangan dan persaingan di masa mendatang," ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Ponorogo tengah membangun ekosistem industri kreatif. "Kita sedang membangun pariwisata dan ekonomi kreatif, dan anak-anak SMPN 4 Ponorogo sudah menunjukkan kemampuannya. Ini penting untuk mewadahi dan mengembangkan potensi mereka," jelasnya.
Tidak hanya pameran, Kepala SMPN 4 Ponorogo, Winarti, juga melaporkan bahwa sebelum acara pameran ini, sekolah mereka menyelenggarakan Spapo Competition 2025. Lomba ini diperuntukkan bagi siswa tingkat SD/MI dan berlangsung dari tanggal 4 hingga 6 Februari 2025. Berbagai kategori lomba seperti solo vokal, macapat, tari Bujang Ganong, baca puisi, pantomim, dan kaligrafi diadakan untuk menggali potensi siswa lebih jauh.
"Spapo Competition 2025 untuk pelajar siswa SD dan MI kami gelar dari tanggal 4 hingga 6 Februari," tutup Winarti.
