Di kabupaten Pasuruan, ratusan relawan dari Dinas Sosial (Dinsos) terus bekerja keras untuk menyediakan kebutuhan pangan bagi warga yang terkena dampak banjir. Wilayah tersebut mengalami bencana hidrometrologi, yang merupakan bencana yang berkaitan dengan iklim, seperti banjir, yang dapat mengakibatkan banyak masalah bagi masyarakat.
Salah satu relawan, Erma (43) yang merupakan anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana), mengaku telah menjadi relawan selama 10 tahun. Menurutnya, tugas ini sangat memuaskan karena dapat membantu masyarakat yang sangat membutuhkan bantuan, terutama untuk kebutuhan mendesak seperti nasi bungkus, air bersih, dan evakuasi ke tempat yang lebih aman.
"Namanya juga relawan, ya harus ikhlas dan semangat. Apalagi ini untuk membantu warga yang tengah dilanda bencana. Jadi kayak panggilan hati untuk membantunya," kata Erma sambil menyiapkan nasi bungkus di Aula Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan pada Jumat sore, 31 Januari 2025.
Abdul Kadir, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Kabupaten Pasuruan, turut menghargai peran para relawan. Ia mengungkapkan bahwa setiap relawan yang tergabung dalam Dinsos tidak hanya berkomitmen untuk bekerja demi kemanusiaan, tetapi juga berusaha menabung pahala dengan tindakan mulia mereka.
"Mereka ini orang-orang yang luar biasa. Sangat ikhlas membantu dalam hal kemanusiaan," ujar Kadir. Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan memiliki sekitar 300 relawan yang berasal dari berbagai organisasi, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Tagana, dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).
Para relawan bekerja secara bergantian dan tak mengenal waktu untuk mengurangi beban yang dialami oleh warga. Dinsos juga memastikan bahwa relawan tetap sehat dengan menyediakan makanan dan suplemen vitamin. "Kita support dengan makanan dan minuman maupun suplemen," jelas Kadir.
Hingga saat ini, Dinsos Kabupaten Pasuruan mencatat telah menyalurkan 25 ribu bungkus nasi untuk warga yang terdampak banjir. Kadir juga menambahkan bahwa bantuan ini termasuk bagi warga yang terkena dampak tanah gerak di Purwodadi. "Nasi bungkus sudah kami salurkan semua," tegasnya.
