Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

BPBD Pasuruan Salurkan Bantuan Darurat untuk Korban Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan terus berupaya membantu warga yang terkena dampak banjir di beberapa desa. Sampai saat ini, banyak rumah masih terendam air, dan warga mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Situasi ini terlihat jelas di area parkir Kantor BPBD Kabupaten Pasuruan pada Jumat pagi, 31 Januari 2025. Belasan relawan terlihat aktif menyediakan makanan dengan membuat nasi bungkus. Mereka melakukan berbagai kegiatan, mulai dari menanak nasi, memasak mie instan, hingga menggoreng tempe, tahu, dan telur.

Kepala BPBD, Sugeng Hariyadi, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Dimaz Kris, menjelaskan bahwa banjir menerjang desa-desa sejak 26 Januari lalu. Dalam menghadapi kondisi ini, BPBD segera membangun dapur umum untuk melayani kebutuhan makanan warga. Ini juga menjadi dukungan bagi upaya pemerintah desa yang secara swadaya telah membangun dapur umum mereka sendiri.

“Kami berterima kasih kepada Pemdes dan dusun yang swadaya membangun dapur umum. Kami support dengan membantu membuatkan nasi bungkus dari dapur umum kita,” ungkap Dimaz.

Sampai hari ini, BPBD telah berhasil menyalurkan 2.500 bungkus nasi kepada warga terdampak, khususnya di Kecamatan Rejoso, Grati, Winongan, dan Beji. Keempat wilayah ini masih berjuang menghadapi banjir, yang menyebabkan banyak warga terpaksa mengungsi ke masjid, kantor desa, dan tempat penampungan lainnya.

“Total 2.500 nasi bungkus yang sudah kami salurkan ke semua desa terdampak banjir di Rejoso, Grati, Winongan, dan Beji,” tambahnya.

Tidak hanya untuk korban banjir, BPBD juga memberikan bantuan kepada korban tanah gerak di Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi. Dimaz menjelaskan bahwa jumlah nasi bungkus yang didistribusikan disesuaikan dengan jumlah warga yang terpaksa mengungsi. Total ada 176 orang yang mendapatkan bantuan ini.

“Kami bagi semuanya secara merata,” ucapnya.

Usaha tanggap darurat seperti ini penting untuk membantu masyarakat yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana. Dengan hadirnya dukungan dari pemerintah dan relawan, diharapkan kebutuhan sehari-hari warga dapat terpenuhi, dan mereka bisa kembali menjalani kehidupan normal secepatnya.