Lebih dari 32 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 63 lainnya terluka akibat serangan bom bunuh diri yang terjadi di sebuah pantai ramai di ibu kota Somalia, Mogadishu pada Jumat malam, 2 Agustus. Serangan ini menargetkan lokasi yang sering dikunjungi oleh warga sipil, pejabat keamanan, dan pebisnis, menambah ketegangan di kawasan itu.
Menurut laporan dari polisi Somalia, serangan ini terjadi pada saat pantai tersebut dipenuhi orang-orang yang sedang bersantai. Dari jumlah korban, sedikitnya 63 orang mengalami luka serius, dan mereka saat ini dirawat di rumah sakit setempat. Kondisi banyak korban kritis.
Kelompok teroris al-Shabaab, yang memiliki afiliasi dengan Al-Qaeda, telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan tragis ini. Al-Shabaab dikenal sebagai kelompok yang melakukan serangan teroris di Somalia dan daerah sekitarnya. Tujuan mereka biasanya adalah untuk menggulingkan pemerintah dan menerapkan hukum syariah secara ketat.
Serangan ini menandai kembali meningkatnya kekhawatiran akan keamanan publik di Somalia, terutama di tempat-tempat yang dianggap aman. Aktivitas teroris telah lama menjadi masalah di negara yang masih berjuang untuk mencapai stabilitas setelah bertahun-tahun konflik bersenjata.
