Yogyakarta - Jelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus, Megawati Soekarnoputri, mantan Presiden Indonesia, menyerahkan duplikat Bendera Pusaka kepada Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X. Acara penyerahan ini berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh makna, sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah bangsa.
Bendera Pusaka yang dimaksud adalah Sang Saka Merah Putih, bendera nasional yang pertama kali dikibarkan pada 17 Agustus 1945. Menurut Megawati, bendera ini dijahit secara langsung oleh Ibu Negara Fatmawati, istri dari Presiden pertama RI, Soekarno. Bendera Merah Putih menjadi simbol perjuangan dan kemerdekaan Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Megawati mengingatkan pentingnya menjaga serta menghormati nilai-nilai yang terkandung dalam Bendera Pusaka. Ia berpesan, “Saya berharap bendera duplikat ini dapat dikibarkan dengan sepenuh hati oleh perwakilan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka di seluruh Indonesia.” Pesan ini menyiratkan harapan agar generasi muda mampu menghargai dan meneruskan semangat nasionalisme.
Gubernur DIY juga menerima tanggung jawab besar ini dan berkomitmen untuk menjaga dan merawat bendera yang diwariskan. Penyerahan bendera duplikat ini diharapkan dapat menambah semarak perayaan 17 Agustus mendatang, serta mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga identitas dan kedaulatan bangsa.
