Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, atau yang biasa dipanggil Mas Adi, ikut serta dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Peluncuran Hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2024. Rakor ini diadakan secara virtual pada Rabu, 22 Januari 2025, melalui platform Zoom. Acara ini diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas di lingkungan pemerintahan.
Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menyampaikan dalam sambutannya betapa pentingnya SPI. Survei ini berfungsi sebagai alat untuk mengukur integritas di sektor pemerintahan. “Survei ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan dari tata kelola yang berjalan di setiap instansi. Hasilnya harus menjadi pemacu semangat untuk terus memperbaiki sistem agar lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi,” ungkap Setyo Budiyanto.
Hasil Survei Penilaian Integritas nasional tahun 2024 menunjukkan nilai indeks sebesar 71,53. Angka ini mengalami penurunan dari tahun sebelumnya yang mencapai 72,43. Ini mengindikasikan bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam hal perbaikan tata kelola dan integritas di berbagai instansi.
Kota Pasuruan, khususnya, mencatatkan nilai SPI sebesar 74,28. Nilai ini termasuk dalam kategori waspada, yang artinya Pemerintah Kota Pasuruan harus lebih serius dalam meningkatkan tata kelola dan akuntabilitas pelayanan publik. "Hasil ini menjadi perhatian khusus bagi kami," kata Wali Kota Adi Wibowo, saat mengikuti rakor tersebut.
KPK melakukan survei dengan melibatkan 41 perguruan tinggi negeri (PTN) serta melibatkan 641 instansi, yang terdiri dari 94 kementerian/lembaga, 545 pemerintah daerah, dan 2 Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Total responden yang berpartisipasi dalam survei ini mencapai 601.453 orang. Data yang diperoleh menjadi sangat penting untuk evaluasi integritas bangsa.
Dalam kesempatan ini, KPK juga mempresentasikan praktik terbaik dari instansi yang telah keluar dari zona merah. Salah satunya adalah Kementerian Pertanian yang mencatatkan perbaikan signifikan, yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi instansi lainnya dalam upaya meningkatkan integritas dan akuntabilitas.
Wali Kota Adi Wibowo hadir dalam rakor ini bersama perwakilan dari berbagai perangkat daerah terkait, menunjukkan komitmen Pemkot Pasuruan dalam menyerukan perbaikan pelayanan publik demi mencapai pelayanan yang lebih baik.
