Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Rapat Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Tulungagung

Pada hari Kamis, 23 Januari 2025, di Ruang Rapat Prajamukti, berlangsung Rapat Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Acara ini dimulai pada pukul 13.30 WIB dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung, Drs. Tri Hariadi, M.Si, serta beberapa asisten, staf ahli, dan kepala perangkat daerah lainnya.

Rapat ini juga dihadiri oleh para tamu undangan dan berbagai stakeholder yang terlibat dalam penanggulangan kemiskinan. Dalam laporannya, Ketua Panitia sekaligus Kepala Bappeda Kabupaten Tulungagung, Erwin Novianto, ST, MT, menjelaskan bahwa selama tiga tahun terakhir, fokus pemerintah tidak hanya pada penanganan kemiskinan secara umum, tetapi juga pada penghapusan kemiskinan ekstrem.

“Kami mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 mengenai Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem,” ungkap Erwin. Untuk mencapai tujuan tersebut, Bappeda Tulungagung telah melaksanakan berbagai strategi, antara lain:

    • Percepatan realisasi belanja APBD di triwulan pertama untuk mendukung perekonomian daerah.

  1. Distribusi jaminan sosial secara tepat waktu.
  2. Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk warga yang rentan miskin ekstrem.
  3. Program Asistensi Kesejahteraan Lanjut Usia (PRAKARSA), yang akan ditingkatkan menjadi PRAKARSA PLUS melalui kerja sama dengan Pemerintah Desa dan BAZNAS.
  4. Program Padat Karya Infrastruktur yang akan menciptakan lapangan pekerjaan.
  5. Pemberdayaan Purna Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui Desa Migran Produktif.
  6. Penyediaan data yang valid dan akurat melalui Aplikasi SIPEKA TETULUNG.

Kepala Bappeda juga merinci maksud dan tujuan diadakannya rapat ini, di antaranya adalah:

  1. Membangun komitmen dan kolaborasi multipihak untuk menurunkan angka kemiskinan secara cepat.
  2. Mendorong komitmen Pemerintah Desa guna mempercepat penanggulangan kemiskinan.
  3. Mendorong pemanfaatan data terpadu dalam penanggulangan kemiskinan.
  4. Meningkatkan efektivitas program-program terkait penanggulangan kemiskinan.

Dengan adanya rapat ini, diharapkan semua pihak dapat berkolaborasi lebih baik untuk mengatasi masalah kemiskinan di Kabupaten Tulungagung.