Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Sosialisasi Katalog Elektronik Versi 6.0 Resmi Dibuka

Pada Rabu, 22 Januari 2025, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tulungagung, Drs. Tri Hariadi, M.Si, secara resmi membuka acara sosialisasi implementasi Katalog Elektronik Versi 6.0 di Krisna Hall Narita Hotel. Acara ini dihadiri oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) dari berbagai instansi di Kabupaten Tulungagung.

Sosialisasi ini diselenggarakan oleh Bagian Pengadaan Barang/Jasa dengan narasumber Ardi Kasmono, S.STP., M.KP., dari Biro Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan Katalog Elektronik Versi 6.0 yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dan PT. TELKOM. Katalog Elektronik ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Katalog Elektronik Versi 6.0 menawarkan berbagai fitur baru, seperti negosiasi harga, pemantauan transaksi secara real-time, dan integrasi pembayaran digital, yang semuanya mendukung digitalisasi layanan. Para peserta sosialisasi juga mendapatkan penjelasan mendalam mengenai fitur-fitur baru dan panduan untuk menggunakan katalog ini secara efektif.

Dalam sambutannya, Sekda Tri Hariadi mengingatkan arahan Presiden Republik Indonesia agar semua kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah mulai menggunakan Katalog Elektronik Versi 6.0 sejak 1 Januari 2025. Harapannya, hal ini dapat menciptakan pengadaan barang dan jasa yang lebih efisien serta mengurangi potensi terjadinya tindak korupsi.

"Katalog Elektronik Versi 6.0 ini akan memudahkan pengadaan barang dan jasa, menghemat waktu dan biaya, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas," tutur Sekda dalam sambutannya.

Dengan adanya Katalog Elektronik ini, pemerintah berharap dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan proses pengadaan, sehingga lebih bermanfaat bagi masyarakat.