Pemerintah pusat dan daerah sepakat untuk tidak berhenti pada penetapan Reog Ponorogo sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO. Mereka ingin agar Reog Ponorogo menjadi penggerak ekonomi yang signifikan bagi wilayah tersebut.
Kang Bupati Sugiri Sancoko menekankan pentingnya Reog Ponorogo dalam konteks seni dan budaya. Dia mengatakan, "Reog tidak hanya sekadar dipahami seni dan budaya, tapi ini menjadi penggerak ekonomi yang dahsyat." Pernyataan ini disampaikan saat beliau menghadiri pagelaran yang melibatkan 40 grup reog di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pada Sabtu, 11 Januari 2025.
Untuk mendukung hal ini, Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) akan dibangun sebagai salah satu ikon wisata di wilayah tersebut. Proyek ini sudah mencapai kemajuan 95 persen, dan pemerintah pusat berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan sarana dan prasarana yang diperlukan di kawasan wisata tersebut.
Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Mugiarso, mengungkapkan bahwa untuk menyempurnakan ekosistem di MRMP, skema pembiayaan melalui Kerja Sama Pemerintah Daerah dan Badan Usaha (KPDBU) akan diterapkan. "Monumen akan dilengkapi dengan museum peradaban, amfiteater, dan ekosistem seni budaya untuk mendukung pelestarian Reog Ponorogo," jelas Susiwijono.
Dari sisi anggaran, proyek ini memerlukan biaya sebesar Rp164 miliar. Beberapa kementerian, termasuk Bappenas dan Kementerian Keuangan, telah sepakat untuk mendorong pembangunan ekosistem wisata ini dengan menggunakan skema KPDBU.
Dukungan dalam pengembangan ekosistem wisata MRMP juga datang dari Kementerian Pariwisata. Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji, mengatakan bahwa pihaknya siap untuk berkolaborasi guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal yang terlibat dalam industri wisata. Oleh karena itu, mereka merencanakan pelatihan-pelatihan bagi masyarakat setempat.
"Kami juga bisa membuat event budaya secara berkala bekerja sama dengan Pak Bupati," tambah Bayu Aji. Dia juga menekankan bahwa ada kemungkinan untuk membuat road map dalam bentuk paket perjalanan yang terintegrasi di wilayah Mataraman, menjadikan MRMP salah satu daya tarik utama.
