Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Peringatan Hari Lahir PPDI Ke-18 Kabupaten Tulungagung

Kamis, 25 Juli 2024, berlangsung Peringatan Hari Lahir Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) yang ke-18 di Gor Lembu Peteng Tulungagung. Acara ini dimulai pada pukul 09.00 WIB dan dihadiri oleh perangkat desa tidak hanya dari Kabupaten Tulungagung, tetapi juga dari daerah sekitarnya seperti Trenggalek, Blitar, dan Kediri.

Peringatan ini dimeriahkan dengan tarian gambyong yang menjadi salah satu ciri khas budaya Jawa. Hadir dalam acara tersebut Pj. Bupati Tulungagung, DR. Ir. Heru Suseno, MT, dan Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Tulungagung, Ny. Diana Puspitasari Heru Suseno. Selain itu, juga hadir Pembina PPDI Jawa Timur, Dr. Emil Elestianto Dardak beserta istrinya, Ny. Arumi Bachsin Dardak. Kehadiran para pejabat daerah dan anggota PPDI menunjukkan pentingnya acara ini.

Ketua PPDI Jatim, Sutoyo M. Muslich, dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dari acara ini adalah untuk meningkatkan kekompakan dan persatuan di kalangan perangkat desa di Tulungagung dan daerah sekitarnya. Sutoyo menjelaskan bahwa melalui kebersamaan, diharapkan kesejahteraan perangkat desa dapat terwujud.

Selain itu, Sutoyo menyampaikan harapan para perangkat desa agar penghasilan mereka dapat meningkat. "Kami berharap tunjangan untuk perangkat desa di Jawa Timur bisa disamakan dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK)," ungkap Sutoyo. Saat ini, tunjangan yang diterima perangkat desa setara dengan Pegawai Negeri Sipil (PNS) golongan 2A. Dengan adanya usulan ini, perangkat desa berharap dapat merasakan manfaat lebih dalam pekerjaan mereka.

Kegiatan peringatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah penting untuk menyuarakan aspirasi para perangkat desa. Kesejahteraan perangkat desa menjadi fokus utama, agar mereka dapat berkontribusi lebih baik kepada masyarakat.