Pada hari Sabtu, 4 Januari 2025, Pengurus Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ponorogo resmi dilantik di Pendopo Agung Ponorogo. Acara ini menandai dimulainya kepemimpinan baru yang dipimpin oleh Robby Riski sebagai Ketua yang baru menggantikan Agus Miftakhul Arzaq.
Pelantikan dilakukan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Jawa Timur, Devi Kurniawan. Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Kang Bupati Sugiri Sancoko, anggota DPRD Jatim, Suli Daim, Ketua PD Muhammadiyah Muh. Syafrudin, dan Ketua PD Aisyiah Titi Listyorini.
Kang Bupati Sugiri Sancoko berharap bahwa keberadaan IMM dapat memperkuat perannya dalam pembangunan Kabupaten Ponorogo. Dia menekankan pentingnya menciptakan generasi yang berkualitas. "Semoga mampu membuat generasi penerus yang sangat berkualitas. Tidak hanya SDM, tapi kualitas, akhlak, dan moralnya terjaga," ungkap Kang Bupati. Dia juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama membangun Ponorogo yang hebat.
Dalam kesempatan tersebut, Devi Kurniawan juga memberikan pesan kepada pengurus IMM bahwa sebagai kader Muhammadiyah, mereka diharapkan dapat berkontribusi aktif dan peka terhadap kondisi masyarakat. Kontribusi tersebut harus sesuai dengan prinsip Tri Kompetensi IMM, yang meliputi religius, intelektualitas, dan humanitas.
“Kita harus menjaga ketakwaan dan tidak melupakan intelektualitas. Keilmuan harus melekat dalam diri kita,” jelas Devi Kurniawan. Dia juga mengingatkan agar pengurus IMM tidak bersikap eksklusif, melainkan harus peka terhadap fenomena yang ada di masyarakat.
Robby Riski, selaku Ketua IMM yang baru, juga menyampaikan pentingnya kolaborasi. Dia mengajak pengurus IMM untuk bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah. “Pada dasarnya IMM adalah organisasi yang memiliki kebermanfaatan bagi masyarakat sekitar,” tegasnya. Robby mengajak semua keluarga IMM untuk berkolaborasi demi kebaikan masyarakat.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, diharapkan IMM Ponorogo dapat terus berkontribusi positif dan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah dan mencetak generasi penerus yang berkualitas.
