Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat di Kabupaten Pasuruan diingatkan tentang pentingnya pemahaman penanganan kebencanaan, terutama di musim hujan. Penjabat Bupati Pasuruan, Nurkholis, menyampaikan hal ini saat membuka acara Manggala Tangguh Bootcamp pada Kamis, 2 Januari 2025.
Nurkholis menentaskan, bahwa wilayah Kabupaten Pasuruan rentan terhadap bencana hidrometerorologi, seperti banjir dan longsor, yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Ia menyatakan, "Kami berharap, kehadiran Bapak Ibu semuanya di sini bisa paham tentang kebencanaan. Dengan menyimak materi tentang penanggulangan kebencanaan dari para narasumber berkompeten."
Forum diskusi yang berlangsung di Mess PT. Santini Lestari Energi Indonesia, Kecamatan Pandaan ini merupakan salah satu langkah Pemerintah Daerah dalam meningkatkan wawasan terkait kebencanaan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan bencana di masyarakat.
Kepala Sekretaris Daerah, Yudha Triwidya Sasongko, dan sejumlah pejabat dari OPD serta Camat hadir dan berkomitmen untuk memperkuat koordinasi serta kerjasama dalam menangani bencana. Nurkholis menekankan, "Saya berharap, kita semua bisa berperan dalam penanggulangan bencana." Ia juga menambahkan pentingnya mitigasi, yaitu upaya untuk mengurangi risiko bencana.
Bootcamp ini akan berlangsung selama dua hari, yaitu pada 2 dan 3 Januari 2025, di mana para peserta akan mendapatkan materi mendalam mengenai strategi penanggulangan bencana. Kesempatan ini juga dimanfaatkan untuk bertukar ide dan pengalaman antar instansi. Keberhasilan dalam menangani bencana membutuhkan kolaborasi erat dari semua pihak yang terlibat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Kabupaten Pasuruan dapat lebih siap menghadapi bencana di masa depan, serta memberikan pemahaman yang lebih baik bagi para Camat dan masyarakat tentang pentingnya kesiapsiagaan bencana.
penanganan bencana Kabupaten Pasuruan Manggala Tangguh Bootcamp
