Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Rutan Kelas II B Ponorogo Kembangkan Kemandirian Warga Binaan Melalui Keterampilan

Rutan Kelas II B Ponorogo terus berkomitmen untuk membina kemandirian warganya dengan berbagai kegiatan produktif. Pemerintah lokal telah menetapkan berbagai program pelatihan keahlian dan keterampilan, bertujuan agar para warga binaan dapat berdaya ketika kembali ke masyarakat.

Senin, 30 Desember 2024, Wakil Bupati Bunda Lisdyarita beserta Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi melakukan kunjungan ke Rutan Kelas II B Ponorogo. Mereka ingin melihat langsung hasil dari program pelatihan yang telah diberikan kepada warga binaan.

Saat berada di lokasi, Bunda Lisdyarita terlihat kagum melihat berbagai hasil karya yang dipamerkan oleh para warga binaan. Di antara karya-karya tersebut adalah lukisan, pot bunga, pembuatan dan perawatan bonsai, hingga miniatur yang terbuat dari limbah kayu. Warga binaan juga menunjukkan keterampilan mereka dalam membuat tas anyaman, yang dikenal dengan sebutan tas jali.

Tidak hanya keterampilan di bidang kerajinan, para warga binaan juga mempunyai kemampuan seni yang telah mereka kembangkan. Mereka menyambut kedatangan Bunda Lisdyarita dengan sebuah pertunjukan Reyog Sardulo Condrodimuko, yang ditampilkan oleh tim dari warga binaan dan petugas rutan.

Bunda Lisdyarita memberikan apresiasi tinggi terhadap program pembinaan yang berlangsung di Rutan Kelas II B Ponorogo. Ia percaya bahwa program ini bisa menjadi modal bagi warga binaan agar dapat mandiri setelah mereka kembali ke masyarakat.

“Saya hari ini melakukan kunjungan ke sini untuk membantu UMKM semakin lebih maju lagi dan ingin memasarkan produk-produk dari teman-teman di rutan. Semoga ini bisa menjadi semangat dan modal bagi mereka ketika keluar nanti,” ungkapnya.

Untuk mendukung kemandirian mereka, Bunda Lisdyarita berencana untuk memberikan alat-alat yang dapat menunjang keterampilan para warga binaan. “Kami berencana memberikan alat-alat untuk menambah kreativitas, sehingga mereka memiliki bekal yang cukup untuk membantu masyarakat,” lanjutnya.