Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pj Bupati Probolinggo Kukuhkan Pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana 2024-2029

Probolinggo, Senin (30/12/2024) – Pj Bupati Probolinggo, H. Ugas Irwanto, S.Sos., M.Si., telah resmi mengukuhkan Pengurus Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Probolinggo untuk masa bakti 2024-2029. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa, dan dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat.

Pada acara pengukuhan ini, penyematan PIN FPRB dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Bupati Probolinggo kepada Ketua FPRB, Mujoko, menandai dimulainya tugas penting forum ini. FPRB merupakan wadah yang diharapkan dapat melibatkan semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media massa, dalam upaya mengurangi risiko bencana.

Dalam sambutannya, Pj Bupati menekankan pentingnya kolaborasi dalam forum ini. “Dengan konsep gotong royong, semangat berbuat baik, serta niat tulus ikhlas tanpa pamrih, forum ini diharapkan dapat mengurangi risiko bencana secara efektif,” kata Ugas Irwanto. Ia juga berharap pengurus FPRB akan mampu menjalin kerja sama yang kuat dan mempersiapkan masyarakat untuk menghadapi bencana dengan lebih baik.

Forum ini akan berfungsi sebagai mitra strategis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo. Tugas mereka mencakup memastikan kesiapsiagaan bencana, memberikan informasi, serta menumbuhkan kesadaran di kalangan masyarakat mengenai ancaman bencana.

Saiful Anam, Wakil Sekretaris Jenderal FPRB Provinsi Jawa Timur, memberikan apresiasi terhadap inisiatif Pemkab Probolinggo. “Kami bangga melihat peran aktif Pemkab Probolinggo dalam memfasilitasi lahirnya FPRB. Ini adalah langkah yang tidak diambil oleh banyak kota dan kabupaten lain,” ujarnya.

Dengan pengukuhan ini, Kabupaten Probolinggo menunjukkan komitmennya untuk memperkuat sistem mitigasi bencana dan membangun masyarakat yang lebih tangguh menghadapi berbagai ancaman bencana di masa depan.