Pasuruan, Kota Madinah - Wali Kota Pasuruan, H. Adi Wibowo, S.Tp, M.Si, atau yang akrab disapa Mas Adi, menghadiri acara Tradisi Korps Praja se Karsidenan Malang. Acara ini berlangsung di Pendopo Nyaweiji Ngesthi, Kabupaten Pasuruan, pada hari Sabtu, 28 Desember. Acara tersebut dihadiri oleh anggota Ikatan Keluarga Alumni Perguruan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK).
Dalam sambutannya, Mas Adi menekankan betapa pentingnya pertemuan purna praja dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) untuk menjaga silaturahmi. Silaturahmi adalah hubungan yang baik antar individu atau kelompok yang harus dipelihara. Ia juga menyoroti pentingnya interaksi ini dalam mewujudkan komitmen selama menjabat sebagai pamong praja.
“Jika kita membahas metamorfosis kelembagaan dalam transformasinya, maka sebagai pamong praja, kita harus menjadi contoh dalam pemerintahan. Pendidikan dari luar IPDN sangat beragam. Namun, alumni IPDN sudah dilatih untuk menjadi pamong praja dengan komitmen kuat sejak awal,” ujarnya. Mas Adi mengingatkan tentang tantangan besar yang dihadapi para alumni, yaitu memberikan teladan yang baik sebagai uswatun hasanah, atau contoh yang baik dalam berperilaku.
“Kita perlu melihat daerah seperti Kabupaten dan Kota Pasuruan, di mana banyak alumnus IPDN yang harus mampu menggerakkan potensi dan semangat para alumni lain,” tambahnya. Ia berpendapat bahwa alumni di pemerintahan harus mampu menjadi teladan dan memberikan inspirasi bagi pegawai negeri lainnya. “Ini adalah tantangan bagi kita untuk memahami peran dan tanggung jawab sebagai pamong praja yang unggul dan kompeten,” jelas Mas Adi.
Selain itu, Mas Adi juga menekankan pentingnya merumuskan sejarah masa depan purna praja IPDN dalam menghadapi berbagai tantangan dan regulasi yang ada di pemerintahan saat ini. Dengan kerjasama dan komitmen yang tinggi, diharapkan para alumni dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.
