Probolinggo, Jumat (27/12/2024) – PJ Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto, mengadakan pertemuan dengan masyarakat Desa Sidorejo, Kecamatan Kotaanyar. Pertemuan ini digelar sebagai respon terhadap laporan yang disampaikan oleh warga melalui platform Lapor Kanda. Warga mengungkapkan kekhawatiran mereka mengenai aktivitas tambang yang dilakukan oleh CV Citra Bayuangga.
CV Citra Bayuangga merupakan perusahaan yang sudah memiliki izin untuk melakukan operasi tambang. Namun, sejumlah warga desa menolak keberadaannya. Penolakan tersebut disebabkan oleh kekhawatiran akan dampak negatif yang ditimbulkan, terutama kerusakan lahan pertanian. Lahan pertanian ini adalah sumber utama mata pencaharian mereka.
Para warga khawatir bahwa aktivitas tambang bisa mengurangi produktivitas tanah. Tanah yang subur sangat penting bagi pertanian, dan aktivitas yang merusak dapat menyebabkan kesulitan dalam bertani. Menanggapi kekhawatiran tersebut, PJ Bupati Ugas Irwanto mencoba memberikan penjelasan yang menenangkan.
"Proyek ini dirancang untuk memberikan manfaat bagi warga. Tanah yang diuruk nantinya akan diratakan sehingga lebih mudah mendapatkan air. Selain itu, warga akan menerima kompensasi tanpa kehilangan lahan," ujar Ugas Irwanto. Ia juga menambahkan bahwa satu meter lapisan tanah atas tidak akan diambil dan akan dikembalikan untuk menjaga kesuburan tanah.
Dialog antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat diharapkan dapat menyelesaikan masalah ini dengan baik. Pemerintah berkomitmen untuk mendengarkan aspirasi warga dan mencari solusi yang mengutamakan kepentingan bersama.
Dalam pertemuan tersebut, turut hadir beberapa pejabat penting, termasuk Asisten Perekonomian dan Pembangunan Saniwar, Kepala Satpol PP Sugeng Wiyanto, Kepala BPPKAD Kristiana Ruliani, serta Kepala Dinas PUPR Hengki Cahjo Saputra. Forkopimca Kecamatan Kotaanyar dan Camat Kotaanyar, Hari Pribadi, juga menjadi bagian dari diskusi ini.
