Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Program Kampung Zakat Resmi Diluncurkan di Ponorogo

Pemerintah Kabupaten Ponorogo di bawah Kementerian Agama (Kemenag) melakukan peluncuran program Kampung Zakat pada Senin, 23 Desember 2024. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di Desa Tambang, Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo. Sebanyak 885 mustahik, yaitu orang yang berhak menerima zakat, akan mendapatkan manfaat dari program ini.

Acara peluncuran diisi dengan penyerahan bantuan dana sebesar Rp705 juta. Dana tersebut berasal dari Bangun Sejahtera Indonesia Maslahat (BSI Maslahat). Program Kampung Zakat ini juga melibatkan berbagai lembaga zakat dan infaq, antara lain Baznas, Lazisnu, Lazismu, Lembaga Manajemen Infaq, dan lain-lain. Mereka bersinergi untuk memastikan pelaksanaan program dapat berjalan dengan baik dan efektif.

Kepala Kantor Kemenag Ponorogo, Nurul Huda, menyampaikan bahwa zakat yang disalurkan di Desa Tambang mencakup berbagai bentuk bantuan. Bantuan tersebut meliputi dukungan untuk dhuafa, pendidikan, pengobatan gratis, plesterisasi rumah, serta bantuan modal untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). “Kami berharap ini menjadi stimulus bagi warga untuk semakin sejahtera,” ungkapnya.

Sementara itu, Bunda Lisdyarita memberikan penilaian positif terhadap program zakat produktif ini. Ia menekankan bahwa zakat yang produktif adalah cara yang tepat untuk mengoptimalkan dana zakat dan infaq. Sebab, dana tersebut dapat digunakan oleh mustahik untuk meningkatkan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan. “Semoga zakat produktif yang disalurkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi angka kemiskinan masyarakat. Dan program-program seperti ini semoga berlanjut dengan bantuan teman-teman lembaga zakat,” harap Bunda Lisdyarita.