Ribuan masyarakat memadati Alun-alun Ponorogo pada Minggu malam, 22 Desember 2024, untuk menyaksikan puncak acara yang bertajuk "Pajak Ekstravaganza". Acara ini merupakan bentuk apresiasi bagi masyarakat yang taat membayar pajak. Selain dihadiri oleh masyarakat, acara ini juga memikat perhatian banyak pengunjung dengan penampilan dari sederet artis ternama.
Di antara artis yang meramaikan acara tersebut adalah Om Adella, Difarina Indra, Ajeng Febria, Wisnu Jaya, dan Kelud Team. Penampilan mereka menambah semarak suasana dan membuat acara semakin menyenangkan untuk ditonton.
Dalam acara yang meriah ini, sebanyak 116 hadiah diserahkan kepada para pemenang yang terpilih melalui undian yang diadakan pada Kamis, 19 Desember 2024. Hadiah utama dalam acara ini adalah satu mobil pick up, serta lima sepeda motor, lima sepeda sepeda gunung (MTB), 40 ekor kambing, dan puluhan barang elektronik.
Selain memberikan hadiah, penghargaan juga diberikan kepada individu dan kelompok yang telah menunjukkan ketaatan dalam membayar pajak. Beberapa kategori penghargaan meliputi camat terbaik dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2), notaris/PPAT teladan, serta wajib pajak daerah teladan. Penghargaan juga diberikan kepada pemenang lomba lunas PBB-P2 tingkat desa dan kecamatan, serta lomba realisasi PBB-P2 tingkat kelurahan.
Kepala BPPKAD Ponorogo, Sumarno, menyatakan bahwa "Pajak Ekstravaganza" telah diadakan dua kali di Kabupaten Ponorogo. Ia menyoroti keberhasilan program ini dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). "Pajak Ekstravaganza 2 ini sudah dilakukan di tahun 2023 dan sekarang di tahun 2024. Dengan memberikan 116 hadiah kepada wajib pajak di seluruh Ponorogo. Alhamdulillah, di periode pertama bapak bupati, PAD mengalami kenaikan 179 miliar," ujar Sumarno.
Kang Bupati Sugiri Sancoko juga mengingatkan masyarakat akan pentingnya kesadaran dalam membayar pajak. "Membayar pajak ini penting untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat. Ke depan, pada tahun 2030, kita menargetkan PAD Ponorogo mencapai 1 triliun," ungkapnya. Pesan ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak warga untuk taat dalam membayar pajak demi masa depan yang lebih baik.
