Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Peringatan Bersama Hari Ibu dan Hari Bela Negara di Ponorogo

Pemerintah Kabupaten Ponorogo telah memperingati dua momen bersejarah pada hari Minggu, 22 Desember 2024. Momen tersebut adalah Hari Ibu ke-96 dan Hari Bela Negara ke-76. Upacara berlangsung di Halaman Pendopo Agung Ponorogo dan dipimpin oleh Wakil Bupati Bunda Lisdyarita.

Dalam sambutannya, Bunda Lisdyarita mengingatkan betapa besar peran perempuan Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan. Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki andil yang penting dalam menciptakan bangsa yang merdeka dan berkeadilan. Peringatan Hari Ibu di Indonesia berbeda dari "Mother's Day" yang dirayakan di banyak negara. Hal ini karena Hari Ibu berasal dari Kongres Perempuan Indonesia Pertama yang diadakan pada 22 Desember 1928 di Yogyakarta.

“Perjuangan gerakan perempuan ini membawa keyakinan baru bagi perempuan-perempuan Indonesia, bahwa perempuan mempunyai hak dan kesetaraan gender. Dengan kesetaraan, maka ruang untuk berkontribusi adalah milik semua,” ungkap Bunda Lisdyarita.

Sementara itu, peringatan Hari Bela Negara merupakan momen penting untuk menghormati jasa para pahlawan yang berjuang mempertahankan kedaulatan negara. Pada peristiwa tragis Agresi Militer Belanda II yang terjadi pada 19 Desember 1948, para pahlawan menunjukkan keberanian luar biasa dalam merebut kembali Ibu Kota, Yogyakarta.

Walaupun saat itu kepemimpinan negara mengalami kekosongan karena diculiknya tokoh-tokoh penting oleh Belanda, Presiden Ir. Soekarno tetap mengambil tindakan. Ia menginstruksikan Menteri Kemakmuran Syafruddin Prawiranegara untuk membentuk Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) dalam upaya mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara.

Dengan peringatan ini, diharapkan seluruh masyarakat dapat mengenang jasa-jasa pahlawan dan para perempuan pejuang yang telah berkontribusi bagi bangsa Indonesia.