Pemerintah Kota Blitar melaksanakan monitoring di lima titik proyek strategis pada hari Selasa, 24 Desember. Kegiatan ini dilakukan bersama Aparat Penegak Hukum (APH) dari Polres Blitar Kota. Tujuan dari monitoring ini adalah untuk memastikan semua proyek pembangunan berjalan dengan lancar, terutama menjelang akhir tahun 2024.
Lima lokasi yang dipantau dalam kegiatan ini meliputi pembangunan SMPN 6 tahap II, Eco Park Joko Pangon, Aloon-Aloon tahap II, serta pembangunan di Kelurahan Bendogerit dan Kelurahan Blitar. Proyek-proyek ini merupakan bagian dari program infrastruktur yang ditargetkan selesai sebelum akhir tahun.
Sekretaris Daerah Kota Blitar, Priyo Suhartono, menegaskan bahwa semua pembangunan fisik harus tepat waktu. "Kami berharap seluruh proyek selesai sesuai target sebelum 31 Desember 2024," ujarnya. Menurut pantauannya, tim pelaksana saat ini sedang dalam tahap finishing dan pembersihan proyek.
Priyo mengungkapkan harapannya agar infrastruktur yang dibangun oleh Pemerintah Daerah sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat pada tahun depan. Proyek-proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan lingkungan di Kota Blitar, serta menciptakan ruang publik yang lebih baik untuk warganya.
Masyarakat diharapkan bisa bersabar dan mendukung proses pembangunan ini, agar semua berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat maksimal. Dengan berbagai proyek ini, diharapkan kualitas infrastruktur di Kota Blitar dapat meningkat dan memberikan dampak positif bagi seluruh warga.
