Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Bunda Lisdyarita: Sosok Inspiratif Perempuan di Ponorogo

Di Kabupaten Ponorogo, Bunda Lisdyarita menjabat sebagai Wakil Bupati dan dikenal sebagai sosok inspiratif bagi perempuan. Pada peringatan Hari Ibu ke-96 yang berlangsung di Pendopo Kelurahan Tonatan pada Rabu, 18 Desember 2024, ia menceritakan perjalanan hidupnya sebagai seorang perempuan dengan peran ganda, baik di ranah publik maupun keluarga.

Bunda Lisdyarita, dalam sambutannya di hadapan para ibu, menekankan bahwa perempuan memiliki hak yang sama dengan laki-laki untuk berkontribusi dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, sosial, dan politik. Ia percaya bahwa perempuan dapat memainkan peran yang strategis dalam pembangunan masyarakat.

Ia berbagi pengalamannya sebagai wakil rakyat, mengungkapkan bahwa tanggung jawab ini menguras waktu, tenaga, dan pikiran. “Ketika saya sudah jadi wakil bupati itu luar biasa. Jam 6 sudah ready sampai jam 3 pagi saya mendampingi kegiatan pak bupati. Jika kita sudah dipercaya masyarakat, berarti kita harus ikhlas. Saya bukan hanya milik keluarga tapi juga milik masyarakat Ponorogo,” tegasnya.

Selain itu, Bunda Lisdyarita juga meluncurkan program khusus bernama “Hallo Bunda.” Program ini bertujuan untuk mendekatkan pemerintah kepada masyarakat, terutama kaum perempuan. Melalui program ini, perempuan diharapkan memiliki ruang untuk berbagi cerita, mengungkapkan masalah, dan mencari solusi bersama.

“Mari kita berbagi jika ada permasalahan karena wakil bupati njengan perempuan. Ketika ada sesuatu hal, bisa langsung kontak ke saya. Program ini bertujuan agar bunda-bunda bisa curhat di Hallo Bunda,” ungkapnya.

Walaupun memiliki tugas berat sebagai Wakil Bupati, Bunda Lisdyarita tetap menjalankan perannya sebagai ibu dalam keluarga. Menurutnya, membagi waktu dengan bijak adalah kunci agar perempuan dapat menjalankan peran ganda tersebut secara maksimal.

Ia menjelaskan, “Kalau pagi sebelum berangkat, kita sarapan dulu dan saya masak. Malamnya, jika ada yang bantu, kita persiapkan dulu. Setelah makan bersama, baru berangkat. Untuk tetap berkomunikasi dengan keluarga, kita bisa video call.”

“Kita harus semangat terus. Apalagi sebagai sosok ibu, istri, dan anggota organisasi, di situlah kita harus pandai membagi waktu,” tambahnya.