Pada hari Selasa, 10 Desember 2024, Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar Apel Kesiapsiagaan yang bertujuan untuk menghadapi bencana hidrometeorologi. Acara ini dilakukan di halaman Kantor Bupati Tulungagung, yang beralamat di Jl. A. Yani Timur No. 37, dan dimulai pada pukul 08.00 WIB.
Apel ini dihadiri oleh berbagai instansi penting, termasuk TNI, POLRI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemadam kebakaran (DAMKAR), Satpol PP, Dinas Perhubungan (DISHUB), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Palang Merah Indonesia (PMI), dan relawan. Acara dipimpin oleh Penjabat Bupati Tulungagung, Dr. Ir. Heru Suseno, MT, dan didampingi oleh Dandim 0807 Tulungagung, Letkol Kav. Muhammad Nashir, serta Wakapolres Tulungagung, Kompol Christian Bagus Yulianto.
Dalam sambutannya, Dr. Ir. Heru Suseno menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana. Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Tulungagung telah memasuki musim hujan, dengan perkiraan potensi hujan yang bervariasi dari intensitas ringan hingga lebat. Hujan ini bisa disertai angin kencang dan kilat yang berisiko menimbulkan bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.
Kejadian bencana hidrometeorologi di Tulungagung bukanlah hal baru. Menurut Bupati, hal ini sering terjadi selama musim hujan. Oleh karena itu, sangat penting bagi semua pihak untuk menjaga kewaspadaan terhadap potensi bencana. Kesiapsiagaan dibagi menjadi tiga tahap: prabencana, tanggap darurat, dan pascabencana. Dr. Heru menekankan bahwa tahap prabencana, khususnya kegiatan mitigasi dan kesiapsiagaan, harus menjadi prioritas utama.
"Tujuannya adalah untuk meminimalisasi korban dan kerugian akibat bencana, sehingga saat bencana benar-benar terjadi, penanganannya bisa berlangsung lebih cepat dan tepat," jelasnya.
Dengan kegiatan seperti ini, Pemerintah Kabupaten Tulungagung berharap masyarakat dapat lebih siap dan waspada menghadapi berbagai kemungkinan bencana di musim hujan yang akan datang.
