Pemerintah Kota Blitar telah menggelar apel kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi 2024 pada hari Selasa, 10 Desember. Acara tersebut berlangsung di Halaman Kantor Pemerintah Kota Blitar dan dipimpin langsung oleh Walikota Blitar.
Tujuan dari apel ini adalah untuk meningkatkan koordinasi serta kesiapan dalam menghadapi potensi bencana yang disebabkan oleh faktor hidrometeorologi, seperti hujan lebat dan banjir. Kesiapsiagaan ini dianggap sangat penting karena, menurut perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim penghujan akan terjadi hingga bulan Januari dan Februari 2025.
Walikota Blitar menyebutkan, "Kesiapsiagaan bencana ini sangat penting untuk melindungi masyarakat dan mengurangi risiko yang mungkin terjadi." Untuk itu, Pemerintah Kota Blitar telah menyiapkan berbagai alat kebencanaan serta melibatkan personel gabungan, seperti TNI, Polri, Pramuka, Palang Merah Indonesia (PMI), dan kelompok tangguh bencana (Keltana).
Dengan adanya upaya kesiapsiagaan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih siap dan cepat dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. Langkah ini merupakan bagian dari usaha untuk melindungi dan memberikan keselamatan kepada warga Kota Blitar.
