Pada tanggal 3 Agustus 2024, banjir bandang dan tanah longsor melanda kota Kangding, yang terletak di Provinsi Sichuan, China bagian barat daya. Tragedi ini terjadi secara mendadak dan mengakibatkan kerugian yang cukup besar bagi masyarakat setempat.
Menurut laporan dari otoritas setempat, empat orang telah dinyatakan meninggal dunia akibat bencana ini. Selain itu, 23 orang lainnya masih dinyatakan hilang dan pencarian terus dilakukan untuk menemukan mereka. Banjir bandang adalah salah satu jenis bencana alam yang disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi dalam waktu singkat. Hal ini dapat menyebabkan aliran air yang sangat kuat dan puing-puing yang bisa menghancurkan segalanya.
Residen yang terdampak telah dipindahkan ke tempat relokasi sementara di Guzan Town, sebagai upaya membantu mereka yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana ini. Banyak orang kini tinggal di tempat yang lebih aman, namun mereka harus menghadapi tantangan baru, seperti mencari akses ke makanan dan kebutuhan sehari-hari.
Otahara setempat menjelaskan bahwa mereka terus berusaha untuk menyisir wilayah yang terkena dampak guna mencari orang-orang yang hilang. Tim penyelamat terdiri dari relawan dan petugas pemerintah, yang bekerja tanpa lelah untuk membantu komunitas yang sangat membutuhkan bantuan.
Bencana ini mengingatkan kita akan pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi bencana, terutama di daerah yang rawan mengalami bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.
