Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Puan Maharani Dorong Pemerintah Perketat Pengawasan Tempat Penitipan Anak

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, menegaskan pentingnya pemerintah untuk memperketat pengawasan dan aturan di tempat penitipan anak yang sering disebut daycare. Menurut Puan, meskipun daycare adalah lembaga nonformal, mereka tetap harus mengikuti pedoman perlindungan anak. Hal ini dilakukan agar setiap anak mendapatkan perlindungan yang maksimal.

Dalam pernyataannya, Puan Maharani mengungkapkan keprihatinan terkait kasus-kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi di daycare. "Pengawasan ini menjadi hal yang harus diperhatikan. Anak-anak adalah kehidupan dan berasal dari Tuhan. Tidak ada seorang pun, termasuk orang tuanya, yang boleh menyakiti mereka," ujarnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa kekerasan terhadap anak tidak dapat ditoleransi dan harus ditindak tegas.

Puan juga menyoroti perlunya pendampingan hukum dan psikologi bagi para korban kekerasan. "Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) harus memberikan bantuan kepada para korban. Trauma yang dialami anak harus segera diatasi, karena meskipun usia mereka masih sangat muda, memori di bawah sadar mereka dapat merekam luka," jelasnya.

Puan menekankan bahwa anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang perlu dilindungi. Ia meminta kepada pihak kepolisian untuk menindaklanjuti kasus-kasus kekerasan yang terjadi dan mendorong program peningkatan kualitas layanan daycare agar lebih optimal. "Keselamatan anak harus menjadi prioritas utama," tutupnya.