Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Pj Bupati Probolinggo Laksanakan Tiga Agenda Penting

Pada hari Senin, 9 Desember 2024, Penjabat (Pj) Bupati Probolinggo, H. Ugas Irwanto, S.Sos., M.Si., melaksanakan tiga agenda penting di Ruang Peringgitan Rumah Jabatan Bupati Probolinggo. Dengan sejumlah jajarannya, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan publik dan mendukung pembangunan daerah.

Agenda pertama yang dilaksanakan adalah mengikuti Puncak Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2024 secara virtual. Dalam acara ini, Pj Sekdakab Heri Sulistyanto, Inspektur Imron R., serta beberapa kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut hadir. Acara ini memiliki tujuan untuk memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam memberantas korupsi serta meningkatkan akuntabilitas di pemerintahan. Hari Anti Korupsi Sedunia diperingati setiap tanggal 9 Desember untuk mengingatkan semua orang tentang pentingnya penanggulangan korupsi di seluruh dunia.

Selanjutnya, Pj Bupati memimpin rapat koordinasi (rakor) mengenai 10 program proyek prioritas yang dijalankan oleh Pemkab Probolinggo. Rapat ini bertujuan untuk memastikan bahwa pelaksanaan program-progam tersebut berjalan dengan baik dan sesuai rencana, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dalam pembangunan dan layanan publik.

Agenda terakhir adalah rapat koordinasi dengan Direktur Perumdam Tirta Argopuro, Gandhi Hartoyo, dan jajarannya. Fokus dari pertemuan ini adalah untuk membahas perkembangan perbaikan pipa bawah laut yang mengalami kerusakan serta upaya pemulihan suplai air bersih ke Gili Ketapang. Pj Bupati menekankan pentingnya percepatan dalam penyelesaian perbaikan, agar kebutuhan air bersih masyarakat di Gili Ketapang dapat terpenuhi setelah mengalami krisis air bersih sebelumnya.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam menangani isu-isu strategis yang ada serta memastikan bahwa layanan publik tetap berjalan dengan optimal.