Breaking News
KPK Serahkan Aset Rampasan Negara Berupa Tanah kepada Pemerintah Aceh dan Pasuruan     Perkembangan Terbaru Konflik Israel dan Palestina     Mark Ruffalo Menyarankan Cara Presiden Biden Akhiri Kekerasan di Gaza     Kontroversi Pengajaran Sejarah Kolonisasi di Prancis     Anwar El Ghazi Dapat Ganti Rugi dari Mainz Usai Putusan Pengadilan    

Inovasi Pembelajaran Calon Guru Penggerak Dipamerkan di Ponorogo

Sebanyak 96 Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 11 Kabupaten Ponorogo menggelar pameran inovasi pembelajaran dalam acara Lokakarya 7 yang bertajuk "Panen Hasil Belajar". Acara ini berlangsung di SMKN 1 Jenangan pada hari Minggu, 8 Desember 2024.

Lokakarya ini dibuka oleh Kang Bupati Sugiri Sancoko. Dalam pameran tersebut, para CGP menunjukkan hasil implementasi pembelajaran yang telah mereka lakukan selama enam bulan di program Pendidikan Guru Penggerak (PGP). Program ini merupakan inisiatif dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk meningkatkan profesionalisme guru dengan fokus pada kepemimpinan dalam proses pembelajaran.

Beragam karya yang dipresentasikan oleh para CGP mencakup karya tulis, seni, keterampilan kreatif, serta berbagai program inovatif yang dirancang untuk mendukung ekosistem pembelajaran, baik di sekolah maupun di masyarakat. Fariziah Choirunisah, Penanggung Jawab acara, menyatakan, “Berbagai karya nyata pembelajaran telah dihasilkan dan siap diimplementasi. Juga program-program inovatif dan kreatif yang dapat menggerakkan ekosistem belajar baik di sekolah maupun di luar sekolah.”

Fariziah menambahkan bahwa acara "Panen Hasil Belajar" merupakan puncak dari pelatihan yang dijalani para CGP. Tujuannya adalah agar mereka mampu mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Hal ini diharapkan dapat menjadikan CGP sebagai teladan dan agen transformasi dalam dunia pendidikan.

Kang Bupati Sugiri juga memberikan apresiasi terhadap kreativitas para CGP Ponorogo. Ia menekankan pentingnya peran guru sebagai teladan. "Jadilah teladan yang dahsyat. Karena anak-anak kita juga butuh transfer karakter yang dahsyat dan butuh teladan dari bapak ibu," ujar Bupati. Ia menegaskan bahwa kombinasi antara kreativitas dan teladan adalah kunci untuk melahirkan generasi yang hebat di berbagai bidang.